man people woman portrait
Photo by @Jaybeey __photos on <a href="https://www.pexels.com/photo/man-people-woman-portrait-16135878/" rel="nofollow">Pexels.com</a>
Suku Maasai, Kenya, Afrika. Wikipedia .org

Dalam situasi dunia yang kian maju dan modern kita masih menemukan suatu landskape kehidupan yang yang terbilang unik karena belum sepenuhnya membuka akses mengenai kebergantungan diri kepada hal-hal yang modern. Nuansa kehidupan dan spirit mereka masih sangat kental dengan yang alamiah dan tradisional. Mereka biasa dikenal dengan komunitas suku-suku asli yang tinggal di pegunungan dengan tetap memelihara sistem kebiasaan dan corak pandangan serta kepercayaannya. Dilihat rupanya suku-suku ini adalah sisa-sisa dari evolusi peradaban sejarah umat manusia yang biasa disebut juga dengan suku terakhir. Berikut adalah ulasan singkat mengenai suku-suku tersebut:

Suku Inuit, wikipedia.org
  1. Suku Maasai (Kenya, Tanzania)

    Suku Maasai adalah kelompok etnis nomaden yang tinggal di wilayah Kenya dan Tanzania. Mereka dikenal dengan kehidupan peternakan mereka dan tradisi perburuan singa. Sistem kepercayaan mereka melibatkan penyembahan terhadap dewa dan roh nenek moyang mereka.
  2. Suku Inuit (Arktik Kanada, Greenland, Alaska)

    Suku Inuit adalah komunitas asli yang tinggal di wilayah Arktik Kanada, Greenland, dan Alaska. Mereka adalah ahli bertahan hidup di lingkungan yang keras dan mengandalkan berburu, memancing, dan mengumpulkan makanan dari alam. Kepercayaan mereka melibatkan penghormatan terhadap roh alam dan hewan.
  3. Suku Yanomami (Brasil, Venezuela)

    Suku Yanomami adalah suku asli yang tinggal di hutan hujan Amazon Brasil dan Venezuela. Mereka hidup dalam komunitas yang terisolasi dan mengandalkan pertanian, berburu, dan memancing untuk bertahan hidup. Sistem kepercayaan mereka melibatkan penghormatan terhadap roh alam dan praktik spiritual menggunakan tumbuhan obat.
  4. Suku Himba (Namibia)

    Suku Himba adalah suku tradisional yang tinggal di wilayah gurun Namibia. Mereka memiliki kebiasaan istiadat yang kaya, seperti pemakaian pakaian khas dan penghiasan dengan campuran tanah dan minyak. Mereka hidup sebagai penggembala dan petani kecil sambil menjalankan kepercayaan dalam roh nenek moyang dan jiwa alam.
  5. Suku Aborigin Australia (Australia)

    Suku Aborigin Australia adalah kelompok etnis asli yang tinggal di Australia. Mereka memiliki berbagai kehidupan dan kebiasaan adat istiadat, dengan pengetahuan mendalam tentang alam dan lingkungan mereka. Sistem kepercayaan mereka melibatkan mitos dan legenda kuno serta penghormatan terhadap roh alam.
  6. Suku Sami (Norwegia, Swedia, Finlandia, Rusia)

    Suku Sami adalah kelompok etnis asli yang tinggal di wilayah utara Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Rusia. Mereka adalah penggembala renifer dan memiliki budaya unik terkait dengan kehidupan di lingkungan kutub. Kehidupan mereka melibatkan kegiatan bertahan hidup, seni kerajinan tangan tradisional, dan kepercayaan pada roh alam.
  7. Suku Masaai (Tanzania, Kenya)

    Suku Maasai adalah kelompok etnis nomaden yang tinggal di wilayah Tanzania dan Kenya. Mereka memiliki kehidupan peternakan yang kuat dan dikenal dengan tradisi perburuan singa. Sistem kepercayaan mereka melibatkan penyembahan terhadap dewa dan roh nenek moyang mereka.
  8. Suku Huli (Papua Nugini)

    Suku Huli adalah suku tradisional yang tinggal di wilayah pegunungan Papua Nugini. Mereka memiliki kebiasaan istiadat unik, seperti tatanan rambut dan penghiasan tubuh dengan cat alami. Mereka hidup sebagai petani dengan sistem sosial yang diatur berdasarkan usia dan keanggotaan dalam masyarakat. Kepercayaan mereka melibatkan penghormatan terhadap roh nenek moyang dan kekuatan alam.
  9. Suku Akan (Ghana, Pantai Gading)

    Suku Akan adalah kelompok etnis yang tinggal di wilayah Ghana dan Pantai Gading, di Afrika Barat. Mereka dikenal dengan seni dan kerajinan tangan mereka, seperti ukiran kayu dan pembuatan kain khas. Suku Akan memiliki struktur sosial yang kompleks dengan sistem kepercayaan yang melibatkan keyakinan pada roh nenek moyang dan praktik spiritual.
  10. Suku Tuareg (Afrika Utara)

    Suku Tuareg merupakan suku nomaden yang tinggal di wilayah Sahara dan Sahel di Afrika Utara. Mereka dikenal dengan pakaian tradisional yang terdiri dari jubah indigo dan penutup kepala. Mereka hidup sebagai penggembala dan memiliki budaya yang kaya, termasuk seni musik dan kerajinan tangan khas. Kepercayaan mereka mencakup pengaruh agama Islam dan kepercayaan pra-Islam dalam animisme.

perkembangan eksistensi suku tradisional terutama dalam menjaga kelestarian merupakan sesuatu yang sangat penting oleh karena itu mari kita mendukung kelestarian suku tradisional dengan anutan kekayaan budaya yang mereka jaga dari warisan leuhurnya. dari mereka kita dapat menemukan corak kehidupan tradisional alamiah yang sangat indah dan eksotik.

By Ardy G

Pernah belajar di bidang Filsafat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Eksplorasi konten lain dari Patadela.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca