grayscale photo of person standing on seashore
Photo by Engin Akyurt on <a href="https://www.pexels.com/photo/grayscale-photo-of-person-standing-on-seashore-2174623/" rel="nofollow">Pexels.com</a>
grayscale photo of person standing on seashore

Kecerdasan emosional tinggi

men sits of sofa
Ilustrasi seseorang dengan kecerdasan emosional tinggi,Photo by Afta Putta Gunawan on Pexels.com

Kecerdasan Eomisonal Tinggi pada seseorang itu adalah sesuatu yang baik. Karena dalam proses sosial terutama saat berinteraksi dengan orang lain terkadang tak jarang seseorang menuai persoalan krusial dalam hal ini kesulitan untuk membaur dan hambatan untuk mudah berasosiasi secara apik dan nyaman. Persoalan krusial seperti hal ini perlu diperhatikan dan dimanajemen sebaik mungkin. Persoalan yang harus diperhatikan adalah berkenaan dengan kecerdasan emosional, terlebih kecerdasan emosional yang tinggi. Karena memiliki kecerdasan emosional yang baik, sesorang sangat terbantu di dalam proses soial dalam membentuk asosoiasi dan tugas lainnya.

Lalu, apakah itu yang disebut dengan kecerdasan emosional, dan apa perannya bagi seseorang dalam berasosiasi dengan yang lain.

Kecerdasan emosional adalah suatu teknik dan kemampuan seseorang dalam memahami dan mengelola emosi, baik itu terhadap diri sendiri maupun kemampuam untuk memahami emosi orang lain.

Kecerdasan Intelektua (IQ) menurut Goleman dinyatakan hanya akurat menyumbangkan sebesar 20 % bagi kesuksesan sesorang, sedangkan 80 % adalah didukung oleh aspek-aspek ekstensif lain termasuk kecerdasan emosional (EQ)

Menurut Daniel Goleman, kecerdasan emosional adalah suatu kapasitas kemampuan seseorang untuk memanajemen kehidupan emosinya dengan inteligensi, dalam hal ini kemampuan menjaga keselarasan emosi dan bentuk verbalisme atau ucapan langsung melalui keterampilan kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi diri, empati dan keterampilan sosial.(lihat https://tanjabbarkab.go.id/site/mengapa-kecerdasan-emosional-itu-penting/#kingster-mobile-menu)

Adapun ciri khas seseorang yang dikategorikan dengan anutan kecerdasan emosional yang tinggi antara lain:

  1. Kesadaran Emosional yang tinggi: Seseorang dikatakan memiliki kecerdasan emosinonal yang tinggi dilihat dari kemampuannya untuk bisa dan bijak mengenali dan memahami emosi yang dirasakan secara akurat. Selai itu ia juga mampu membaca sinyal emosional dari orang lain yang dapat direferensikan baginys dalam proses interaksi.
  2. Mengelola Emosi:Dalam hal ini seseorang mampu mengelola setiap impuls kecenderungan emosi negatif dengan baik, seperti stres, marah, atau kecemasan. Bahkan hal yang lebih baik adalah ia juga dapat mengendalikan emosi tersebut sehingga tidak menghambat perjalanan dan kelanjutan kualitas hidupnya.
  3. Empati: Memiliki kemampuan atau kapabilitas untuk mudah memahami, mengerti dan turut merasakan apa yang dialami orang lain atas kondisi atau keadaannya. Menempatkan susana atau kondisi orang lain sebagai bagian dari suasana atau situasinya dan segera mengambil tindakan dalam menyelesaik situasi kesulitan tersebut.
  4. Komunikasi Efektif, Seseorang dengan kecerdasan emosional yang tinggi akan mampu mengungkapkan emosi nya dengan rinci dan benefit. Ia juga bersedia mendengarkan dengan empati dan mengkomunikasikan pemahaman nya kepada orang lain dengan cara yang baik. Hal ini sangat baik dalam proses beradaptasi dan mudah bergaul dengan yang lain.
  5. Mengatasi Konflik: Memiliki keterampilan dan kompetensi dalam mengatasi konflik dengan cara yang sehat dan konstruktif. Seseorang mampu mengeksplorasi atau mampu membuat sebuah distingksi tentang perbedaan pendapat dengan empati dan mencari solusi atau jalan keluar yang tepat guna dan berterima bagi semua pihak.
  6. Kemampuan untuk membangun citra diri yang positif. Membangun citra diri yang positif menjadikan seseorang dapat leluasa dan nyaman dalam membangun interaksi bersama dengan yang lain. Karena citra diri yang baik sangat menentukan kepercayaan dari orang lain.
  7. Kepemimpinan. seseorang dengan tingkat kecerdasan emosional yang tinggi akan sangat matang dan diandalkan dalam menjalani fungsi kepemimpinan. karena pertimbangan aktor organisatoris dan perjalanan organisasi yang diembannya. ia akan mampu menyelesaikan isu-isu krusial di dalam organisasi baik yang bersiar vertikal maupun horizontal.
  8. Pengendalian. seseorang dengan tipikal kecerdasan emosional tinggi akan dapat mengendalikan dirinya pada situasi sulit termasuk pula di dalam kecenderungan unntuk menghindari dari perihal-prihal buruk
  9. Pandai mengahrgai waktu. manajemen waktu adalah hal yang sangat penting agar pelbagai tugas dan tanggung jawab dapat diselesaikan dalam waktu dan target yang telah disesuaikan atau dipatokan.

Dalam praktik hidup sehari-hari, berkat kecerdasan emosional yang dianut seseorang biasanya mampu dan optimis dalam mengelola hubungan pribadi yang profesional secara efektif, serta diyakini ia memiliki kapabilitas untuk dapat mempengaruhi dan memotivasi orang lain terlebih perihal fungsi organisir di dalam kelompok. Kecerdasan emosional dari seseorang juga sangat baik untuk direkomondasikan dalam proses leadership.

Telah banyak kontekstual sosial dan bahakan sebagai sebuah faktual bahwa orang sangat menganjurkan penting memperhatikan tentang kecerdasan emosiaonal dan bahkan hal ini menjadi sebuah perhatian di dalam kehidupan lembaga misalnya perusahan dan asosiasi lainnya. oleh karena itu tak jarang penerapan dan latihan kecerdan mengenai tekniknya juga diterapkan pada lembaga pendidikan misalnya sekolah.

dari hal ini, sangat lah jelas tersirat bahwa ukuran kualiikasi dalam meraih kesuksesan seseorang juga disyaratkan oleh aktor kecerdasan emosional karena kecerdasan intelektual dikatakan hanya mendukung sebesar 20 % saja.

By Ardy G

Pernah belajar di bidang Filsafat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Eksplorasi konten lain dari Patadela.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca