grayscale photo of man in hoodie and kit cap sitting near bodies of water
Photo by Sindre Fs on <a href="https://www.pexels.com/photo/grayscale-photo-of-man-in-hoodie-and-kit-cap-sitting-near-bodies-of-water-861803/" rel="nofollow">Pexels.com</a>

Puisi ‘kepergian mu’ ini mau menggambarkan tentang posisional sesorang yang sangat berat hati untuk menerima kepergian sang kekasihnya, lantaran begitu besar rasa cinta dan sayang yang ada dalam dirinya. Ia melukiskan bagaimana luasnya perasaan kasih darinya namun toh akhirnya ia hanya bisa dengan besar hati mecintai kekasihnya itu di dalam kenangan-kenanganya…..

Saat bilur luka menyayat
Ku hanya membalas dengan doa
Saat kecewa datang karena kau campak
Ku terima dengan lapang dada

Karena hanya kau jualah segala cinta aku titipkan
Meski tentang hal itu tak kau hiraukan
Karena kau pulalah segala harapan aku pundaki

Kini entah kenapa kau lebih memilih bersama degannya
Meninggalkan segala cinta yang telah kita rajut bersama
Menanggalkan kisah dan kejadian yang pernah kita cipta bersama
Memilih pergi menanggalkan ikrar yang telah kita ucap

Telah aku mengadu pada bulan tapi apalah daya hanya kebisuan yang kuterima
Begitu besar ikhtiar hati untuk menahan agar kau bertahan lebih lama lagi untuk kita di sini
Namun rasa yang tumbuh hanyalah sebatas impian utopis ku

Pergilah dan berjalan lah
Ku hanya bisa terima ini dengan keikhlasan.


Waerpelit, 05 September 2023..
Ardy G.


By Ardy G

Pernah belajar di bidang Filsafat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Eksplorasi konten lain dari Patadela.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca