Derita termasuk kenikmatan diri manusia“- Marx

Pendahuluan

Ketika Eropa pada abad 18 mulai trending dengan sebuah sistem ekonomi baru (Modern) yang sangat berkembang pesat sebagai progresifnya atas kemunculan revolusi industry baik di Prancis maupun Inggris di saat bersamaan sebuah keengganan sebagai implikasi yang mencorong ke arah negative pun lahir.  Nampak nya revolusi yang merupakan hasil dari kebangkitan dari eksisnya pencerahan yang menguburkan pengaruh agama ini tidak semestinya memajukan tingkat kesejahteraan manusia akan tetapi sebaliknya di balik maraknya pencuatan system kapitalis ini akhirnya mendatangkan juga fenomeno yang menggelisahkan pada aspek ketimpangan social dan kesenjangan antara kelompok kaya dan yang miskin. Pemberlakuan sistim privatisasi atas alat-alat produksi ini akhirnya menimbulkan praktik pengisapan dari kaum borjuis terhadap kaum proletar atau buruh. Fenomena ini akhirnya terlihat pincang dari perspektif keadilan dan kesetaraan karena cara pandang dan pardigma sosial pun ikut tergerus. Dan sebagai angin segarnya munculah seorang tokoh jenius yang sangat brilian dan intergritas, dia adalah Karl Marx. Karl Marx mendedikasikan segala waktu dan pemikirannya untuk getol mengkritisi akan eksistensial ekonomi kapitalisme ini. Pandangan-pandangan briliannya pun dituangkan untuk melawan system kapitalis ini. Sebagai aktivis tentu tidak sedikit pandangan-pandangan dituangkan dan digulir walaupun terlihat konfrontasi pemerintah. Dari pandangan-pandangan ini komunisme akhirnya hidup dan dikenal luas.

Biografi singkat Tentang Karl Marx

Karl Marx lahir di Trier pada 5 Mei 1818 dari keluarga Yahudi sekuler. Dia adalah seorang filsuf sekaligus ahli ekonomi, sosiologi, ahli politik, sejarahwan, jurnalis dan sosialis revolusioner. Masuk agama Kristen Protestan pada usia enam tahun dan kemudian setelah tamat pendidikan dasar di kota kelahirannya ia memilih melanjutkan studi pada Universitas Bonn dan tidak lama berpindah ke Universitas Berlin. Ayahnya, bernama Herschel (Henrich Marx), adalah orang pertama yang menerima pendidikan sekuler yang mana pada sebelumnya kakeknya merupakan seorang rabi Yahudi Belanda yang bernama Meier Halevi Marx. Jadi Karl Marx sebenarnya masih dalam garis keturunan Rabi. Ayanya menjadi seorang pengacara dengan pendapatan kelas menengah yang cukup mapan. Sebelum kelahiran putranya Karl Marx dan setelah pencabutan emansipasi Yahudi di Rhineland , Herschel berpindah agama dari Yudaisme untuk bergabung dengan Gereja Evangelis negara bagian Prusia deengan mengambil nama depan Jerman Heinrich daripada Yiddish Herschel.[1]

Baca Juga : Beberapa Pendasaran Ludwig Feurbach yang Dianggap Merong-rong Eksistensial Teologi 

Pada masa awal Marx menekuni studi hukum namun memilih beralih ke filsafat karena ia menganggap bahwa “tanpa filsafat tidak ada yang dapat dicapai”. Ia bahakan berusaha untuk bagaimana menggabungkan antara term hukum dan filsafat. Dalam bidang filsafat, ia tertarik pada filsuf jerman Georg Wihlem Friedrich Hegel, yang gagasannya sangat diperdebatkan dalam kalangan filsafat eropa di kemudian hari. Ia pun terlibat dengan pemikir yang terbilang radikal yang menyebutkan dirinya dengan Hegelian muda pada 1837. Gelar Doktornya didapatkan pada universitas Jena dalam usianya yang ke dua puluh tiga tahun dengan disertasinya yang berjudul Die Differenz der Demokritischen und Epikuruischen Naturphilosophie (Perbedaan Filsafat Alam Demokritos dan Epikurus). Ia kemudian bertunangan dengan Jenny von Westphalen , seorang anggota bangsawan kecil terpelajar pada 1836 dan menikahinya pada 19 Juni 1843.  Ia menjadi seorang jurnalis dengan menjadi seorang  editor pada Deutsh-franzosische Jahbrucher di Paris yang mana pekerjaan ini membawanya untuk merenungi keterkaitan antara filsafat dengan praktik-praktik social. Di Paris inilah ia berjumpa dengan Friedrich Engels yang kemudian akan memengaruhi pemikirannya. The Communist Manifesto merupakan karya yang diterbitkan bersama dengan Engels. Karena pandangan yang dianggap membahayakan Negara setempat ia kemudian diusir dan berpindah ke Inggris.[2] Selama di inggris, Engels adalah kawan setia yang menjamin setiap kekurangan yang ia hadapi.

Pemikiran Karl Marx

Tentang pemikiran Karl Marx selain seperti yang tertuang dalam The Communist Manifesto terdapat pula beberapa karyanya seperti Das Kapital (Modal), Das Elend der Philosphie (Miskinnya Filsafat), Manifesto der Kommunistschen Partei (Manifestasi Partai Komunis), Tesis-tesis tentang Feurbach.

Friedrich Engel yang juga memengaruhi Pemikiran Karl Marx
Friedrich Engels Sahabat Karl Marx foto by Mandadori

Materialisme Dialektis dan Materialisme Historis

Materilaiseme Dialektis

Materialisme dialektis merupakan sebuah pandagan yang diadopsi dari dunia partai Marxis-Leninis. Mengapa materilisme dialektis ? Disebut materialisme dialektis sebenarnya karena posisi pendekatannya terhadap fenomena alam, metode mempelajari dan memahaminya bersifat dialektis , sedangkan penafsirannya terhadap fenomena alam, konsepsinya terhadap fenomena tersebut, teorinya bersifat materialistis.[3] Ketika mendeskripsikan materialisme mereka, Marx dan Engels biasanya menyebut Feuerbach sebagai filsuf yang mengembalikan materialisme ke asalnya. Karena Feurbach lah yang mengembalikan logika idelisme menjadi materialism dengan menekankan kenyataan indrawi merupakan sesuatu yang rasional untuk dipahami seperti halnya tentang kesadaran akan alam material. Namun hal ini tidak berarti bahwa materialisme Marx dan Engels identik dengan materialisme Feuerbach. Faktanya, Marx dan Engels hanya mengambil “inti batin” dari materialisme Feuerbach, kemudian mengembangkannya menjadi teori materialisme yang bersifat ilmiah-filosofis, dan membuang beban-beban idealis dan religius-etika yang terkandung di dalamnya.[4] Dan dialektika merupakan sebuah term yang berkaitan dengan diskursus atau perdebatan seperti usaha untuk mencari kebenaran dengan mengungkapakan kontradiksi-kontradiksi argument lawan sekaligus berusaha untuk mengatasi kontradiksi tersebut melalui logika pemikiran dan pembuktian rasionalnya.

Materialisme Historis

Materialisme sejarah merupakan ungakapan Marx yang mau mengemukakan bahwa sejarah manusia dilewati dengan wacana perjuangan kelas dari manusia. Marx sendiri pernah berkata bahwa “Sejarah semuamasyarakat sampai hari ini adalah sejarah perjuangan kelas” yang artinya adalah antara kelas pemodal dan kelas pekerjalah yang memperhebat kontradiksi yang meletuskan revolusi tersebut.[5] Materialisme sejarah adalah sebuah usaha perluasan prinsip-prinsip materialisme dialektis itu sendiri pada studi tentang kehidupan sosial, implementasi prinsip-prinsip materialisme dialektis pada fenomena kehidupan masyarakat dan pada studi tentang masyarakat serta sejarahnya.

Ajaran tentang Nilai lebih dan Kehancuran Otomatis Kapitalisme

Munculnya nilai lebih menurut Marx adalah sesuatu surplus yang diperoleh karena pekerja bekerja melampui waktu yang wajar. Kelebihan waktu itu adalah kerja yang didedikasikkan tanpa upah atau gaji. Dan keuntungan dari pelaku ekonomi didapatkan dari nilai lebih tersebut setelah dikalkulasikan tentang harga komoditas yang ditentukan dengan factor harga bahan baku dan harga tenaga kerja. Nilai lebih yang menjadi keuntungan dari system kapitalis melalu akumulasi merupakan sebuah sifat eksploitasi dari ekonomi kapitalis itu sendiri dalam pandangan Marx yang mana tenaga lebihnya tersebut dirampas menjadi keuntungan kapitalis.

Baca Juga : Menelisik Filsafat Hegel : Equivalensi antara Filsafat dan Teologi

Sedangkan ajaran tentang kehancuran kapitalis merupakan sebuah analisis melalui nilai lebih yang kendati akan mengahsilkan krisis-krisis niscaya. Krisis ini disebabkan oleh kenyataan perusahaan-perusahaan besar menelan perusahan-perusahaan kecil, sampai akhirnya jumlah kapitalis makin sedikit dan pemiskinan massa semakin meningkat. Dan cepat atau lambat niscaya pertumbuhan kapitalisme itu akan menumbuhkan kesadaran revolusioner dari pihak massa yang miskin tersebut dan system kapitalis pada akhirnya menghadapi jalan buntunya untuk menghadapi krisis tersebut. Pengangguran akhirnya bertambah, inflasi membumbung , produksi tak terjual, dan system kapitalis akan menghancurkan dirinya sendiri. Maka dari itu akan munculnya masyarakat sosialis yang dicita-citakan yakni suati keadaan di mana adanya masyarakat tanpa kelas.[6] Maka sosialisme yang dibayangkan Marx akan otomatsi muncul.

Pengaruh dari Pemikiran Karl Marx

Adapun beberapa pengaruh yang ditimbulkan oleh teori atau pemikiran Karl Marx adalah sebagai berikut : Teori Marx telah menjadi inspirasi bagi berbagai gerakan sosialis dan revolusioner pada sebagaian besar di belahan dunia, seperti Revolusi Rusia (1917) yang kita kenal melalui tokoh Lenin dan Stalin bahkan Putin saat ini , Revolusi Cina (1949) dengan tokohnya Mao Zedong , Revolusi Kuba (1959) dengan tokoh yang dikenal adalah Che Guevara dan Fidel Castro, Selain itu yang dapat kita kenal melalui tokoh Teori Marx telah melahirkan berbagai aliran pemikiran sosial dan politik yang mengembangkan atau mengkritik ide-ide Marx, seperti marxisme-leninisme, marxisme-humanis, neo-marxisme, pasca-marxisme, Teori Marx juga  memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi, ekonomi, sejarah, antropologi, yang memberikan kerangka analisis-analisis kritisnya terhadap eksistensi masyarakat kapitalis. Adapu Negara-negara yang menganut paham atau ideology komuni adalah Rusia, China,Kuba, Korea Utara, Vietnam dan Laos.


[1] https://wikipedia.org/Karl Marx

[2] Budi hadirmman, Sejarah Pemikiran Modern, dari Machiavelli Sampai Nietzche (Yogyakarta : Penerbit Kanisisus,2019), hal. 225

[3] https://www-marxists-org.

[4] Ibid

[5] Budi hadirman, Sejarah Pemikiran Modern, Op.Cit, hal. 233

[6] Ibid, hal 234

By Ardy G

Pernah belajar di bidang Filsafat

One thought on “Meneropong Pemikiran Karl Marx dan Karya-karyanya yang Menggemparkan Dunia”
  1. Marx memahami bahwa perkembangan kapitalisme justru membawa manusia dalam konflik baru yakni konflik antar kelas dan terjadi kesenjangan yang sangat kuat antara yang miskin dan yang kaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Eksplorasi konten lain dari Patadela.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca