Ketika bathin ini mengadu tersesat kepada luasnya samudra hanya engkaulah setitik mercusuar menampik isyarat untuk ku bersandar
Ketika mata ini mengais sedih atas duka lara dan nestapa hanya engkaulah sesejuk sepoi angin segar dengan sejuta dahaga

By Ardy G

Pernah belajar di bidang Filsafat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Eksplorasi konten lain dari Patadela.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca