person wearing grey and orange hoodie sitting on brown wooden park bench during daytime
Photo by Serkan Göktay on <a href="https://www.pexels.com/photo/person-wearing-grey-and-orange-hoodie-sitting-on-brown-wooden-park-bench-during-daytime-66757/" rel="nofollow">Pexels.com</a>

Puisi peluh lara menggambar susana keterasingan dan kesendirian diri ketika menghadapi kenyataan diri yang disingkirkan. Mencari dan mengelola kekuatan adalah keputusan bijak untuk mengolah peritiwa luka ini.

Pada peluh lara ku
Termenung bersama onggokan nestapa tersayat
Di balik bisingan keramaian kota
Ku masih mendekam di pembaringan persimpangan derita dunia

Ku bertahan dengan sejuta sesak
Menangkis setiap riuh kata ocehan
Mengolah bisik-bisik miris
Meski beranggap ku jalang ku harus tetap bisa berjalan

By Ardy G

Pernah belajar di bidang Filsafat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Eksplorasi konten lain dari Patadela.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca